DPR RI memberikan dukungan kepada petani Tanah Datar dengan alsintan canggih, meningkatkan produktivitas dan efisiensi pertanian secara signifikan.
Sektor pertanian merupakan tulang punggung perekonomian banyak daerah di Indonesia, tak terkecuali Kabupaten Tanah Datar. Namun, keterbatasan alat dan mesin pertanian (Alsintan) seringkali menjadi hambatan utama dalam meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani. Beruntungnya, perhatian serius dari para wakil rakyat kini membawa angin segar.
Berikut ini Penguasa DPR akan membahas bagaimana dukungan Anggota DPR RI mengubah wajah pertanian di Tanah Datar, memberikan harapan baru bagi puluhan kelompok tani.
Wujud Nyata Perhatian Anggota DPR RI
Dua anggota DPR RI, Kartika Sandra Desi dan Alex Indra Lukman, menunjukkan komitmen kuat terhadap peningkatan sektor pertanian di Kabupaten Tanah Datar. Perhatian ini bukan sekadar janji, melainkan terwujud dalam penyaluran bantuan Alsintan yang signifikan kepada 38 Kelompok Tani (Keltan). Ini adalah bukti konkret bahwa aspirasi petani didengar dan direspons dengan aksi nyata.
Bantuan yang disalurkan ini bersumber langsung dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Penyerahan simbolis dilakukan oleh Wakil Bupati Tanah Datar, Ahmad Fadly, pada Rabu, 24 Desember 2025, di Bengkel Alsintan Dinas Pertanian Tanah Datar. Momen ini menjadi penanda dimulainya era baru bagi pertanian di wilayah tersebut dengan dukungan fasilitas modern.
Kepala Dinas Pertanian Tanah Datar, Sri Mulyani, menegaskan bahwa bantuan Alsintan ini merupakan hasil perjuangan aspirasi para Anggota DPR RI. Melalui program pokok pikiran (pokir), anggaran dialokasikan secara khusus untuk mendukung peningkatan produktivitas pertanian. Ini menunjukkan bagaimana sinergi antara legislatif dan eksekutif dapat memajukan daerah.
Detail Bantuan Dan Sasaran Kelompok Tani
Bantuan dari Anggota DPR RI Kartika Sandra Desi mencakup 16 unit pompa air dan 55 unit handsprayer. Sementara itu, Alex Indra Lukman juga berkontribusi dengan 11 unit pompa air. Total, puluhan unit Alsintan ini akan sangat membantu petani dalam mengelola lahan dan tanaman mereka dengan lebih efisien dan efektif.
Tidak hanya dari APBN, Pemerintah Kabupaten Tanah Datar juga turut memberikan dukungan. Melalui APBD, disalurkan 11 unit mesin potong rumput dan 6 unit handsprayer. Kolaborasi anggaran ini memastikan jangkauan bantuan yang lebih luas dan jenis Alsintan yang lebih bervariasi sesuai dengan kebutuhan lapangan.
Bantuan ini menyasar kelompok tani yang tersebar di beberapa kecamatan penting, termasuk X Koto, Lintau Buo, Batipuh, Lima Kaum, Sungai Tarab, dan Tanjung Emas. Distribusi yang merata ini diharapkan dapat memberikan dampak positif secara signifikan terhadap pertanian di berbagai wilayah Tanah Datar, bukan hanya terpusat di satu titik.
Baca Juga: RUU KUHAP Resmi Berlaku Usai Disahkan DPR
Efektivitas Dan Efisiensi Kerja Petani Meningkat
Wakil Bupati Tanah Datar, Ahmad Fadly, menyampaikan apresiasi mendalam atas perhatian dan dukungan Kartika Sandra Desi serta Alex Indra Lukman. Ia menekankan pentingnya bantuan ini, terutama di tengah kondisi fiskal daerah yang terbatas akibat efisiensi anggaran. Dukungan dari pusat menjadi sangat krusial dalam situasi seperti ini.
Ahmad Fadly juga menyatakan bahwa bantuan Alsintan ini akan sangat membantu petani dalam meningkatkan efektivitas dan efisiensi kerja di lapangan. Dengan peralatan modern, proses pertanian seperti pengairan dan penyemprotan pupuk atau pestisida dapat dilakukan lebih cepat dan merata. Ini akan berdampak langsung pada penghematan waktu dan tenaga petani.
Harapannya, Alsintan yang telah diterima dapat dimanfaatkan secara optimal, dijaga, dan dirawat dengan baik oleh kelompok tani. Penggunaan secara bersama-sama akan memaksimalkan manfaat jangka panjang bagi peningkatan hasil pertanian dan kesejahteraan petani, menciptakan kemandirian dan keberlanjutan sektor ini.
Peluang Baru, Mengoptimalkan Program Pemerintah Pusat
Selain Alsintan, Wakil Bupati juga mendorong para petani untuk memanfaatkan peluang dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diluncurkan oleh Pemerintah Pusat. Program ini dapat menjadi pasar potensial bagi hasil pertanian Tanah Datar, membuka jalur distribusi baru dan meningkatkan pendapatan petani.
Tanah Datar diyakini memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu daerah penyuplai bahan pangan utama untuk program tersebut. Dengan dukungan Alsintan dan peningkatan produktivitas, petani dapat memenuhi standar kualitas dan kuantitas yang dibutuhkan. Ini adalah kesempatan emas untuk memperluas jangkauan pasar produk pertanian lokal.
Sinergi antara bantuan Alsintan, optimalisasi lahan, dan partisipasi dalam program pemerintah pusat akan menciptakan ekosistem pertanian yang lebih kuat dan berkelanjutan. Dengan demikian, kesejahteraan petani di Tanah Datar tidak hanya meningkat, tetapi juga berkontribusi pada ketahanan pangan nasional secara keseluruhan.
Jangan lewatkan update berita seputaran Penguasa DPR serta berbagai informasi menarik lainnya yang akan memperluas wawasan Anda.
- Gambar Utama dari topsumbar.co.id
- Gambar Kedua dari tanimerdeka.com