Anggota DPR RI menggerakkan warga Tangerang mengikuti sosialisasi keuangan digital, membuka rahasia agar masyarakat lebih melek finansial.
Inklusi keuangan di era digital menjadi kunci penting bagi kemajuan ekonomi masyarakat. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, literasi keuangan yang memadai adalah perisai utama. Untuk itulah, upaya peningkatan inklusi keuangan terus digencarkan, salah satunya melalui sosialisasi yang baru-baru ini diadakan di Kota Tangerang.
Temukan rangkuman informasi menarik dan terpercaya lainnya di bawah ini yang dapat memperluas wawasan Anda hanya di Penguasa DPR.
Meningkatkan Literasi Keuangan di Era Digital
Pada Minggu (21/12/2025), aula Kelurahan Kelapa Indah, Tangerang, menjadi lokasi sosialisasi inklusi keuangan. Kegiatan ini diinisiasi anggota DPR RI Komisi VI Partai Demokrat, Zulfikar Hamonangan S.H, bekerja sama dengan PT Pelindo, bertujuan memperluas akses layanan keuangan yang merata, inklusif, dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Sebanyak 150 peserta dari berbagai kalangan masyarakat Kelapa Indah hadir dengan antusias. Turut hadir pula Lurah Kelapa Indah, para tokoh masyarakat, Binamas, Babinsa, serta Ketua DPC AMPD Kota Tangerang Sudin Gaang. Kehadiran staf ahli DPR RI, Jamaludin Irawan atau yang akrab disapa Black, juga menambah bobot acara ini.
Dalam sambutannya, Zulfikar Hamonangan menekankan betapa krusialnya peningkatan literasi keuangan, terutama di tengah arus digitalisasi yang semakin tak terbendung. “Sosialisasi ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya akses terhadap layanan keuangan formal, terutama di tengah perkembangan digitalisasi sektor perbankan,” ujarnya.
Waspada Kejahatan Digital Dan Manfaat Produk Keuangan
Sosialisasi ini tidak hanya berfokus pada pentingnya akses, tetapi juga mengedukasi masyarakat tentang bahaya laten kejahatan digital. “Di zaman serba modern dan canggih seperti ini, masyarakat harus bisa memahami materi inklusi keuangan ini, karena sosialisasi ini amatlah penting di era saat ini,” tegas Zulfikar, mengingatkan agar selalu waspada.
Materi sosialisasi yang disampaikan oleh Zulfikar Hamonangan mencakup beberapa aspek penting. Salah satunya adalah peningkatan akses dan keterampilan keuangan. Ini termasuk pemanfaatan produk keuangan yang terjangkau dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Beberapa produk keuangan yang disorot meliputi tabungan, asuransi, dan pembiayaan. Produk-produk ini dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan masyarakat umum serta pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Pemahaman yang baik tentang produk ini diharapkan dapat mendorong kemandirian finansial.
Baca Juga: Siswa Nias Menembus Sungai Demi Sekolah, Kisahnya Disambut Gibran
Peran DPR RI Dan Kolaborasi Strategis
Inisiatif Zulfikar Hamonangan sebagai anggota DPR RI Komisi VI menunjukkan komitmen legislatif dalam mendukung program pemerintah. Kolaborasi dengan BUMN seperti PT. Pelindo juga menjadi bukti nyata sinergi antara sektor publik dan swasta untuk kepentingan masyarakat luas.
Kegiatan sosialisasi ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk menjangkau masyarakat hingga ke pelosok. Dengan demikian, diharapkan tidak ada lagi celah informasi mengenai layanan keuangan. Setiap warga negara memiliki hak yang sama untuk mengakses dan memanfaatkan produk-produk keuangan formal.
Melalui pendekatan proaktif ini, diharapkan inklusi keuangan bukan hanya menjadi jargon, tetapi benar-benar terwujud di tengah masyarakat. Peningkatan literasi dan akses akan membuka peluang ekonomi baru, memperkuat ketahanan finansial keluarga, dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal secara signifikan.
Dampak Positif Bagi Masyarakat Kelapa Indah
Antusiasme peserta di Kelurahan Kelapa Indah menunjukkan tingginya minat masyarakat untuk memahami lebih dalam isu-isu keuangan. Mereka menyadari bahwa pengetahuan ini sangat relevan dan bermanfaat untuk kehidupan sehari-hari, terutama dalam mengelola keuangan pribadi dan usaha.
Diharapkan, setelah mengikuti sosialisasi ini, masyarakat Kelapa Indah memiliki bekal yang cukup untuk mengambil keputusan finansial yang bijak. Mereka akan lebih cakap dalam memilih produk keuangan yang sesuai dengan kebutuhan, serta lebih berhati-hati terhadap modus kejahatan siber yang semakin canggih.
Pada akhirnya, tujuan besar dari program inklusi keuangan ini adalah menciptakan masyarakat yang lebih cerdas secara finansial. Dengan demikian, kesejahteraan ekonomi akan meningkat, risiko terjerat pinjaman ilegal dapat diminimalisir, dan UMKM lokal dapat berkembang pesat, berkontribusi pada kemajuan daerah.
Jangan lewatkan update berita seputaran Penguasa DPR serta berbagai informasi menarik lainnya yang akan memperluas wawasan Anda.
- Gambar Utama dari antarwaktu.com
- Gambar Kedua dari jurnalbanten.com