Nevi Zuairina apresiasi penyaluran huntara di Batang Anai dan dorong pemulihan cepat korban banjir agar kembali beraktivitas normal.
Penyaluran hunian sementara (huntara) bagi korban banjir di Batang Anai mendapatkan apresiasi dari Nevi Zuairina. Langkah ini diharapkan mempercepat pemulihan warga yang terdampak bencana.
Menurut Nevi, percepatan pemulihan korban banjir sangat penting agar mereka dapat kembali beraktivitas normal, sekaligus mengurangi dampak sosial dan ekonomi akibat musibah. Penguasa DPR ini akan membahas proses penyaluran huntara, respons warga, serta dorongan Nevi Zuairina dalam memastikan pemulihan pasca-banjir berjalan cepat dan tepat sasaran.
Nevi Zuairina Apresiasi Penyaluran Huntara Di Batang Anai
Anggota DPR RI Komisi VI, Nevi Zuairina, hadir dalam kegiatan serah terima 40 unit hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak banjir bandang di Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat. Kegiatan ini menjadi bagian dari kunjungan kerja Komisi VI bersama mitra terkait untuk memastikan percepatan pemulihan masyarakat terdampak.
Nevi menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, BUMN, dan pihak terkait lainnya dalam menanggulangi bencana. Ia menyatakan bahwa distribusi huntara merupakan langkah awal agar warga dapat menempati tempat tinggal yang layak sembari menunggu hunian permanen dibangun.
Menurut Nevi, bantuan huntara adalah bentuk nyata perhatian negara terhadap masyarakat yang tertimpa musibah. Pihaknya berharap upaya ini dapat memulihkan kehidupan warga lebih cepat dan memberikan rasa aman serta nyaman.
Distribusi Huntara Sebagai Langkah Pemulihan
Penyerahan 40 unit huntara di Batang Anai dinilai Nevi sebagai wujud nyata kepedulian negara dan mitra BUMN terhadap korban bencana. Di Sumatera Barat, jumlah huntara yang telah disalurkan mencapai ratusan unit, dengan rencana penambahan sekitar 500 unit dalam waktu dekat.
Huntara ini dimaksudkan agar masyarakat terdampak dapat melanjutkan aktivitas sehari-hari dengan lebih layak dan tetap produktif. Nevi menilai proses distribusi cepat dan tepat sasaran sangat penting agar bantuan benar-benar bermanfaat.
Lebih jauh, legislator dari Daerah Pemilihan Sumatera Barat II ini berharap penyaluran huntara juga dapat meminimalkan dampak psikologis bagi warga korban banjir, sehingga mereka merasa lebih aman dan didukung pemerintah dalam masa pemulihan.
Baca Juga: Komisi VII DPR RI Desak Perusahaan Karet Terapkan Green Industry Demi Keberlanjutan Dan Daya Saing​
Komitmen DPR RI Dalam Penanganan Bencana
Nevi menyebutkan bahwa Komisi VI DPR RI memiliki komitmen tinggi dalam penanganan bencana di Sumatera. Terdapat rencana penyaluran hingga 15 ribu unit huntara bagi korban banjir bandang di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh.
Ia menegaskan, seluruh proses pendistribusian huntara akan diawasi agar tepat waktu dan tepat sasaran. Yang terpenting, masyarakat terdampak bisa segera menempati hunian sementara yang aman dan layak.
Selain itu, DPR RI juga mendorong perencanaan rehabilitasi jangka panjang, termasuk pembangunan rumah permanen dan pemulihan ekonomi warga. Hal ini bertujuan agar bantuan bukan sekadar sementara, tetapi memberi dampak berkelanjutan bagi korban.
Langkah Rehabilitasi Dan Rekonstruksi Pascabencana
Nevi menekankan pentingnya koordinasi antara seluruh pemangku kepentingan agar proses pemulihan dapat berjalan cepat dan menyeluruh. Rehabilitasi dan rekonstruksi jangka panjang harus menyasar pembangunan rumah permanen serta pemulihan ekonomi masyarakat terdampak.
Ia berharap upaya ini dapat memastikan warga tidak hanya mendapatkan tempat tinggal sementara, tetapi juga solusi berkelanjutan agar kehidupan mereka kembali stabil. Perencanaan matang dan sinergi semua pihak menjadi kunci keberhasilan pemulihan pascabencana.
Legislator NasDem ini menutup keterangannya dengan menegaskan bahwa bantuan huntara harus menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk membangun kembali kehidupan masyarakat, sehingga mereka bisa bangkit dan menata masa depan dengan lebih baik.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari fraksi.pks.id
- Gambar Kedua dari news.detik.com